BONE, SULAWESINEWS.COM–Ketua Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bone, Ahmad ST, M.Si memastikan hadirnya program Neigborhood And Upgrading Shelter Project Phase-2 (NUSP-2) dari Direktorat Pengembangan Permukiman Direktorat Jendral Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mengurangi luas kawasan kumuh di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.
Hal itu diungkapkannya saat membuka pelatihan Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) NUSP-2 di Wisma Tirta Kencana, Jl Kajaolaliddong, Kelurahan Manurunge, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, Kamis (25/8/2016).
“Hadirnya program NUSP-2 di Bone ini mampu mengurangi luas kumuh yang ada. Hal itu sudah bisa di lihat sekarang, sudah banyak perubahan,” kata Ahmad.
Ahmad mengungkapkan, pada tahun 2015 ada beberapa pekerjaan fisik yang telah dilaksanakan seperti, drainase, jalan setapak, dan rabat beton.
Semua itu, kata dia dikerjakan oleh BKM dan kualitasnya pun bagus. Dia mengharapkan agar tahun ini teman-teman BKM membuat program sesuai dengan kebutuhan masyarakat di bawah. Agar bantuan dana berjumlah milyaran rupiah ini betul-betul dirasakan masyarakat dan mampu mengurangi luas kumuh.
“Tahun ini kita sudah bisa menghitung berapa luas kumuh yang berubah. Dan tahun ini kita memberikan paket dalam bentuk skala kawasan dan lingkungan. Semua itu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dibawah yang minim infrastruktur,” tuturnya.
Sekedar diketahui, program NUSP-2 ini merupakan program dari Direktorat Pengembangan Permukiman Direktorat Jendral Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang diberikan ke 20 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.
Khusus Kabupaten Bone, terdapat empat kelurahan yang mendapat dana yang bersumber Asian Development Bank
(ADB) tersebut. Keempat kelurahan itu yakni, Kelurahan Toro, Panyula, Lonrae, dan Bajoe.
Burhan Hamzah
. Sumber
0 Response to "Program NUSP-2 Kurangi Luas Kawasan Kumuh di Bone"
Post a Comment